Enkasari

duratran-backlite-2016

enkasari

ENKASARI ini merupakan Cairan Kumur Herbal yang Paling terkenal sejak lama dan paling banyak digunakan di Indonesia. Keunikan Enkasari ini selain untuk dikumur juga dapat ditelan.

ENKASARI terbuat dari ekstrak daun sirih, akar kayu manis dan daun saga yang  sudah terbukti secara alami dapat membuat mulut menjadi lebih sehat.

Enkasari mempunyai 3 Manfaat Utama,

2 manfaat didapat jika Enkasari digunakan sebagai obat kumur  yaitu :

  • Yang pertama membuat Nafas Segar dan Tidak Bau Mulut,
  • Manfaat yang kedua adalah untuk Mencegah dan Mengobati Sariawan.

Manfaat ketiga didapat jika enkasari ditelan, dimana Enkasari  dapat mengatasi panas dalam.

Dengan demikian proses mengatasi bau mulut dan sariawan oleh Enkasari ini dilakukan selain secara langsung dimulut juga dilakukan dari dalam tubuh. Sehinga proses penyembuhan oleh Enkasari menjadi lebih cepat daripada produk yang lain.

Sehingga jika Bapak/Ibu ingin mempunyai Mulut Sehat tanpa Sariawan dan Bau Mulut maka Enkasari adalah produk yang paling tepat untuk digunakan.

Enkasari Triple Action:

Nafas Segar, Bau mulut hilang, Bebas sariawan

Sariawan disebabkan oleh gangguan-gangguan pada lat-alat pencernaan. Obat asli Indonesia masih banyak yang belum diselidiki meskipun khasiatnya sudah banyak diketahui. Sebagai contoh dapat dikemukakan daun saga dan akar kayu manis.

Kedua obat ini sudah lama digunakan oleh nenek moyang kita sebagai obat sariawan. Meskipun demikian sampai sekarang orang masih bertanya-tanya zat-zat apa dan bagaimana bekerjanya zat-zat yang ada dalam kedua bahan ini.

Akhir-akhir ini ternyata bahwa banyak akar kayu manis misalnya, kecuali Glycyrrizin terdapat suatu zat lain yang bekerja spasmolitik, zat mana masih harus ditentukan identitasnya. Zat ini ternyata sangat efektif untuk menghilangkan gangguan-gangguan dalam lambung dan duodenum (usus duabelas jari).

Daun sirih 

Terkenal khasiatnya sebagai antiseptikum. Dalam obat sariawan ENKASARI, antiseptikum ini adalah untuk mencegah superinfeksi, yang mudah timbul pada radang-radang sariawan di mulut kalau dibiarkan tanpa pengobatan.

Daun Saga

Kegunaan daun saga yang telah diakui adalah untuk pengobatan saluran cerna, demam, batuk, dan pilek.Selain itu, daun saga memiliki sifat antioksidan penghambat sel kanker.

Akar Manis

Sebagian besar digunakan sebagai obat batuk yang bersifat ekspektoran.Manfaat lainnya adalah untuk ulkus mulut atau sariawan, meningkatkan kesuburan, menghilangkan maag dan ulkus usus, antikarsinogenik, antivirus, serta antimikroba.

Indikasi:
Menghilangkan penyabab sariawan – Mencega superinfeksi (infeksi tambahan) – Menyegarkan mulut – Menghilangkan bau mulut, serta meniadakan rasa nyeri yang disebabkan radang sariwan.

Kontra Indikasi:
N/A

Komposisi:
Tiap takaran untuk dewasa mengandung:
Sari daun saga (Abrus precatorius Folia) setara dengan bubuk daun kering 0.167%
Sari daun sirih (Piper betle Folia) setara dengan daun segar 1.00%
Sari akar kayu manis (Liquiritiae Radix) setara dengan bubuk akar kering 0.044%
Mentholum 0.022%

Aturan Pakai:
Dewasa: 45 ml cairan (3 gelas takar @ 15 ml) 3 – 4 kali sehari.
Anak-anak: 15 ml cairan (1 gelas takar @ 15 ml) 2 kali sehari.

Cairan dipakai untuk dikumur dan diminum.

Penyimpanan:
Simpan pada suhu kamar (25 – 30 derajat C), terlindung dari cahaya.